• Sel. Feb 20th, 2024

Perguruan Tinggi Didorong Bentuk Lembaga Penyiaran Kampus

Okt 2, 2022 ,

stie-portnumbay.ac.id – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura dan Perguruan Tinggi lainnya di wilayah Papua diminta untuk mulai membentuk lembaga penyiaran di lingkungan kampus guna mendorong pemberian informasi yang akurat dan kredibel. Hal ini terungkap dalam pembukaan Workshop Implementasi Pembentukan Lembaga Penyiaran di Lingkungan Perguruan Tinggi Wilayah XIV Papua dan Papua Barat Tahun 2022. Worskhop ini resmi dibuka Gubernur Papua Lukas Enembe, yang diwakili Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, Bapak Triwarno Purnomo, SSTP., MSi di Hotel @HOM Premiere Abepura, kota Jayapura pada Senin (26/9/2022).

Triwarno mengatakan pihaknya mengapresiasi kolaborasi yang sudah dilaksanakan bersama LLDIKTI Wilayah XIV Papua dan Papua Barat dan KIPD Papua, untuk menyiapkan informasi alternatif yang nantinya dipelopori oleh lingkungan perguruan tinggi di Papua. “Ini sangat baik sekali dalam rangka kita menjadikan perguruan tinggi sebagai motor penyajian informasi yang lebih aktual, lebih sehat, lebih berimbang, lebih dinamis, lebih berkualitas dan juga lebih bertanggungjawab didalam rangka pembentukan lembaga penyiaran di kampus,” ujarnya.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Dr. Suriel S. Mofu SPd, MEd, TEFL menyampaikan kehadiran lembaga atau media penyiaran di lingkungan kampus akan memberi banyak keuntungan, seperti dalam hal pemberian informasi terkait berbagai hal di kampus dan pemikiran kampus terhadap berbagai hal yang terjadi. “Media penyiaran ini juga dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat bakatnya sebagai penyiar yang kemudian ketika selesai kuliah mereka bisa menjadi penyiar di lembaga-lembaga penyiaran yang ada,” jelasnya. Mengingat kampus memiliki komunitas yang jumlahnya ribuan orang, dengan memiliki media penyiaran akan terjadi pemberian informasi yang terjadi secara teratur dan berlangsung sepanjang waktu. “Media penyiaran di kampus ini juga bisa menjadi penangkal berbagai pemberitaan negatif atau berita bohong alias hoax, sehingga akan tercipta hubungan harmonis antara sesama di lingkungan kampus maupun di daerah setempat” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Papua, Rusni Abaidata mengungkapkan jika lembaga penyiaran ini nantinya terbentuk maka kampus bisa turut memberikan informasi yang baik, berguna dan sehat kepada dunia kampus atau wilayah yang ada di sekitarnya. “Kami sangat berterima kasih kepada LLDIKTI Papua dan Papua Barat karena mengajak KPID untuk bisa mengimplementasikan pembentukan lembaga penyiaran di perguruan tinggi” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *