Jayapura – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura menggelar Kuliah Umum sebagai bagian dari proses pembelajaran mahasiswa Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan berlangsung di Kampus STIE Port Numbay Jayapura pada Rabu, 16 September 2026, mulai pukul 09.00 WIT hingga selesai. Kuliah umum menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya STIE Port Numbay untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan sektor jasa keuangan, literasi keuangan, perilaku pelaku usaha jasa keuangan, serta pentingnya perlindungan konsumen. Melalui kuliah umum, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis di ruang perkuliahan, tetapi juga mendapat perspektif praktis langsung dari regulator sektor jasa keuangan.


Kuliah umum dibuka dengan sambutan Ketua STIE Port Numbay Jayapura, Dr. Dani Melmambessy, SE., M.Si. Dalam sambutannya, Ketua STIE Port Numbay menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada OJK Provinsi Papua yang telah bersedia hadir dan berbagi pengetahuan dengan sivitas akademika STIE Port Numbay Jayapura.
“STIE Port Numbay Jayapura menyambut baik pelaksanaan kuliah umum ini. Kehadiran OJK memberikan kesempatan yang sangat berharga bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung perkembangan sektor jasa keuangan, khususnya mengenai literasi keuangan, perlindungan konsumen, serta tanggung jawab masyarakat dalam menggunakan berbagai produk dan layanan keuangan,” ujarnya.


Ketua STIE Port Numbay juga menekankan bahwa perkembangan industri jasa keuangan yang semakin cepat perlu diikuti dengan peningkatan pengetahuan mahasiswa. Kemudahan memperoleh layanan keuangan melalui teknologi digital memberikan banyak manfaat, tetapi juga menuntut masyarakat agar lebih cermat dalam memahami manfaat, biaya, risiko, hak, dan kewajiban dari setiap produk keuangan yang digunakan.
“Sebagai mahasiswa ekonomi, mahasiswa STIE Port Numbay harus memiliki literasi keuangan yang baik. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi yang kritis, cerdas, dan bertanggung jawab dalam mengambil keputusan keuangan. Pengetahuan yang diperoleh hari ini juga hendaknya dapat dibagikan kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing,” lanjutnya.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Viktorinus Donny Vika Permana, Kepala Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah, dan Layanan Manajemen Strategis (PEPK & LMSt).
Dalam sesi kuliah umum, Viktorinus Donny Vika Permana memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai peran OJK dalam sektor jasa keuangan serta pentingnya edukasi dan pelindungan konsumen. Materi tersebut relevan bagi mahasiswa karena penggunaan produk dan layanan keuangan saat ini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk melalui layanan berbasis digital.


Mahasiswa juga diajak untuk memahami pentingnya mengenali karakteristik produk dan layanan jasa keuangan sebelum menggunakannya. Pengetahuan mengenai manfaat dan risiko menjadi dasar agar masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan secara lebih rasional serta menghindari berbagai permasalahan yang dapat menimbulkan kerugian.
Kuliah umum ini sekaligus memperkuat hubungan antara dunia pendidikan tinggi dengan lembaga pemerintah dan regulator. Kolaborasi tersebut penting untuk menghadirkan proses pembelajaran yang lebih kontekstual dan sesuai dengan perkembangan dunia kerja serta industri jasa keuangan.


Melalui kegiatan ini, STIE Port Numbay Jayapura berharap mahasiswa dapat meningkatkan literasi keuangan, memahami pentingnya pelindungan konsumen, serta lebih bijak dalam memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan. Pengetahuan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa, baik selama menempuh pendidikan maupun ketika memasuki dunia kerja dan berkontribusi di tengah masyarakat.
Kuliah umum juga menjadi wujud komitmen STIE Port Numbay Jayapura dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga menghubungkan mahasiswa dengan praktik, kebijakan, dan perkembangan aktual di sektor ekonomi dan keuangan.
