Jayapura – Rangkaian Hari Kedua sekaligus Penutupan Asesmen Lapangan (AL) Program Studi Magister Manajemen STIE Port Numbay Jayapura oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) berlangsung pada Selasa (11/2/2026), bertempat di Ruang Kuliah 2 Gedung Pascasarjana STIE Port Numbay Jayapura.
Tim Asesor LAMEMBA yang melaksanakan asesmen adalah Dr. Drs. Emanuel Kristijadi, MM dan Prof. Dr. Musran Munizu, SE., M.Si., CIPM. Pada hari kedua ini, Prof. Musran Munizu telah hadir langsung di kampus dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga sesi penutupan.


Sejak pagi, agenda asesmen difokuskan pada verifikasi lapangan dan pendalaman data. Tim asesor melakukan pengecekan sarana dan prasarana kampus, meliputi ruang kuliah, ruang dosen, fasilitas perpustakaan, sarana teknologi informasi, serta fasilitas pendukung proses pembelajaran lainnya.
Selain itu, dilakukan wawancara mendalam bersama dosen terkait pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, penelitian dan publikasi ilmiah, serta sistem penjaminan mutu. Wawancara juga dilakukan terhadap tenaga kependidikan guna memastikan efektivitas layanan akademik dan administrasi. Sementara itu, mahasiswa S2 Magister Manajemen turut diwawancarai untuk menggali pengalaman belajar, keterlibatan akademik, serta persepsi terhadap mutu layanan program studi.






Dalam sambutan penutupan, Prof. Dr. Musran Munizu menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan kesiapan seluruh sivitas akademika STIE Port Numbay Jayapura selama proses asesmen berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta seluruh pihak yang terlibat. Proses asesmen ini berjalan dengan lancar, terbuka, dan komunikatif,” ujarnya.



Ia menegaskan bahwa asesmen lapangan bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari mekanisme penjaminan mutu pendidikan tinggi.
“Kami melihat adanya komitmen dalam pengelolaan Program Studi Magister Manajemen, baik dari sisi tata kelola, proses pembelajaran, maupun dukungan sarana prasarana. Tentu masih ada ruang penguatan yang perlu terus ditingkatkan, namun semangat perbaikan berkelanjutan sudah terlihat,” jelasnya.



Lebih lanjut, ia menekankan bahwa hasil asesmen akan diproses sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku di LAMEMBA.
“Akreditasi adalah cerminan kualitas sekaligus instrumen untuk mendorong peningkatan mutu secara konsisten. Kami berharap STIE Port Numbay Jayapura terus menjaga budaya mutu dan menjadikannya sebagai bagian dari sistem yang berkelanjutan,” tambahnya.





Sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan, pada akhir kegiatan dilakukan penyerahan kenang-kenangan dari STIE Port Numbay Jayapura kepada kedua asesor LAMEMBA. Penyerahan cenderamata tersebut disampaikan langsung oleh pimpinan institusi sebagai simbol terima kasih atas dedikasi dan profesionalisme tim asesor selama proses asesmen.
Momen penutupan semakin hangat dengan sesi foto bersama antara Tim Asesor, pimpinan institusi, Ketua Program Studi, dosen, serta panitia pelaksana. Suasana kebersamaan dan penuh keakraban mewarnai akhir rangkaian asesmen lapangan tersebut.


Dengan berakhirnya asesmen lapangan ini, Program Studi Magister Manajemen STIE Port Numbay Jayapura menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya mutu, meningkatkan kualitas layanan akademik, serta mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.