Jayapura – Program Studi Magister Manajemen STIE Port Numbay Jayapura resmi memulai Asesmen Lapangan (AL) dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA), Senin (10/2/2026). Kegiatan hari pertama dilaksanakan di Ruang Kuliah 2 Gedung Pascasarjana STIE Port Numbay Jayapura.
Tim Asesor LAMEMBA yang bertugas dalam asesmen ini adalah Dr. Drs. Emanuel Kristijadi, MM dan Prof. Dr. Musran Munizu, SE., M.Si., CIPM. Pada hari pertama, Dr. Emanuel Kristijadi hadir secara langsung di lokasi kegiatan, sementara Prof. Musran Munizu mengikuti proses pembukaan secara daring dan dijadwalkan bergabung secara penuh pada hari kedua asesmen.


Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Ketua STIE Port Numbay, jajaran pimpinan, Ketua Program Studi Magister Manajemen, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan alumni dan stakeholder.
Asesmen lapangan ini merupakan bagian penting dalam proses akreditasi, yang bertujuan melakukan klarifikasi, verifikasi, dan validasi atas dokumen serta implementasi standar mutu yang telah dilaporkan oleh program studi.


Dalam sambutannya, Ketua STIE Port Numbay Dr. Dani Melmambessy, SE., M.Si menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Asesor LAMEMBA dan menegaskan komitmen institusi terhadap peningkatan mutu berkelanjutan.
“Kami menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Bapak Dr. Drs. Emanuel Kristijadi, MM yang telah hadir langsung di kampus kami, serta kepada Bapak Prof. Dr. Musran Munizu, SE., M.Si., CIPM yang mengikuti secara daring pada hari pertama ini dan akan bergabung pada hari kedua. Kehadiran Bapak berdua merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berbenah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa asesmen lapangan bukan sekadar agenda administratif, melainkan momentum evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola, pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, serta sistem penjaminan mutu internal.
“Program Studi Magister Manajemen terus berupaya meningkatkan kualitas kurikulum berbasis capaian pembelajaran, penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kompetensi dosen dan lulusan. Kami berharap melalui asesmen ini, kami memperoleh masukan konstruktif demi penguatan mutu dan daya saing lulusan,” tambahnya.


Sementara itu, mewakili Tim Asesor LAMEMBA, Dr. Drs. Emanuel Kristijadi, MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan tahapan penting dalam memastikan kesesuaian antara dokumen akreditasi dan implementasi nyata di lapangan.
“Kehadiran kami di sini adalah untuk melakukan klarifikasi dan verifikasi atas laporan yang telah disampaikan. Kami ingin melihat bagaimana sistem penjaminan mutu berjalan secara efektif, bagaimana proses pembelajaran dilaksanakan, serta bagaimana program studi menjamin ketercapaian profil dan capaian pembelajaran lulusan,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa akreditasi bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari proses peningkatan mutu yang berkelanjutan.
“Kami berharap seluruh sivitas akademika dapat memberikan informasi secara terbuka dan objektif agar proses asesmen berjalan lancar dan menghasilkan gambaran yang komprehensif tentang kualitas Program Studi Magister Manajemen,” tuturnya.


Hari pertama asesmen diisi dengan sesi pembukaan, pemaparan profil institusi dan program studi, serta klarifikasi awal dokumen akreditasi. Kemudian dilanjutkan dengan sesi wawancara alumni dan pengguna lulusan. Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan pada hari kedua dengan agenda pengecekkan sarana dan prasarana, wawancara bersama dosen, tenaga kependidikan serta mahasiswa.
Melalui asesmen lapangan ini, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura menegaskan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya pada Program Studi Magister Manajemen, sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berintegritas di Tanah Papua.

