JAYAPURA – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Port Numbay Jayapura melaksanakan penyerahan mahasiswa peserta magang kepada sejumlah instansi mitra pada Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan ini menandai dimulainya pelaksanaan program magang dan pengabdian kepada masyarakat pada tahun 2026.
Sebanyak 72 mahasiswa mengikuti program tersebut. Mereka ditempatkan pada beberapa instansi sesuai bidang studi, kebutuhan mitra, serta tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan oleh perguruan tinggi.
Program tahun 2026 terbagi dalam tiga skema, yaitu Magang Reguler, Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak. Setiap skema memiliki masa pelaksanaan dan sasaran pembelajaran yang berbeda.

Magang Reguler dilaksanakan selama satu bulan. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal lingkungan kerja, memahami tata kelola organisasi, serta menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan.
Magang MBKM dilaksanakan selama enam bulan. Melalui program ini, mahasiswa memperoleh pengalaman kerja yang lebih mendalam. Mahasiswa juga dapat mengembangkan kompetensi profesional, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, kedisiplinan, tanggung jawab, serta keterampilan memecahkan masalah di lingkungan kerja.



Sementara itu, KKN Berdampak dilaksanakan selama dua bulan. Program ini diarahkan untuk mendorong mahasiswa terlibat langsung dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan menyusun program kerja yang memberikan manfaat nyata.
Penyerahan mahasiswa kepada instansi mitra menjadi bentuk koordinasi antara STIE Port Numbay Jayapura dan pihak penerima. Kegiatan tersebut juga memastikan mahasiswa memahami aturan, tugas, tanggung jawab, serta etika yang harus dijaga selama menjalankan program.

Melalui program ini, STIE Port Numbay Jayapura berupaya memperkuat hubungan antara pembelajaran akademik dan kebutuhan dunia kerja. Pengalaman lapangan diharapkan dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
Seluruh rangkaian program mulai berlangsung pada Agustus 2026. Para mahasiswa diharapkan mengikuti kegiatan dengan disiplin, menjaga nama baik almamater, serta memberikan kontribusi positif kepada instansi dan masyarakat di lokasi penempatan.
