Jayapura – Program Studi Ekonomi Pembangunan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura menggelar kegiatan UMKM selama enam hari berturut-turut, mulai 10 hingga 15 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kampus STIE Port Numbay Jayapura ini menjadi wadah pembelajaran praktis bagi mahasiswa dalam mengembangkan kreativitas, kemampuan kewirausahaan, serta pengalaman mengelola usaha secara langsung.
Beragam produk ditawarkan mahasiswa selama kegiatan berlangsung. Produk tersebut meliputi berbagai olahan makanan dan minuman, buket bunga, pot dan tanaman hias, hingga alat tulis. Keragaman produk menunjukkan kreativitas mahasiswa dalam mengidentifikasi kebutuhan konsumen sekaligus melihat peluang usaha yang memiliki nilai ekonomi.
Pelaksanaan UMKM STIE Port Numbay tidak hanya berorientasi pada aktivitas penjualan. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan berbagai aspek pengelolaan usaha, mulai dari perencanaan produk, pengadaan bahan, penghitungan modal, penentuan harga jual, promosi, pelayanan konsumen, hingga pencatatan hasil penjualan.
Melalui proses tersebut, mahasiswa dapat memahami secara langsung penerapan konsep ekonomi dan kewirausahaan dalam kegiatan usaha. Pengalaman lapangan menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik ekonomi yang berlangsung di masyarakat.

Dr. Ratna Mufidah, SP., MM selaku Dosen Ekonomi Pembangunan mengatakan bahwa kegiatan UMKM dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa agar mampu memahami proses membangun dan mengelola usaha sejak tahap perencanaan hingga pemasaran produk.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari kewirausahaan secara teoritis di ruang kuliah, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung. Mereka belajar menentukan produk, menghitung modal dan harga jual, melakukan promosi, melayani konsumen, serta mengevaluasi hasil usaha. Pengalaman seperti ini penting untuk membangun kreativitas, kemandirian, dan keberanian mahasiswa dalam mengembangkan usaha,” ujar Dr. Ratna.
Ia menambahkan bahwa mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan perlu memiliki kemampuan untuk melihat berbagai potensi ekonomi yang terdapat di lingkungan sekitarnya. Menurutnya, kemampuan tersebut dapat menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk ikut mendorong pertumbuhan usaha produktif dan pengembangan UMKM di masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan pola pikir kewirausahaan mahasiswa. Setelah menyelesaikan pendidikan, mahasiswa diharapkan tidak hanya berorientasi untuk mencari pekerjaan, tetapi juga memiliki pengetahuan, keterampilan, dan keberanian untuk menciptakan peluang usaha serta membuka kesempatan kerja bagi masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan UMKM STIE Port Numbay juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami posisi strategis usaha mikro, kecil, dan menengah dalam pembangunan ekonomi. UMKM memiliki peran dalam menggerakkan kegiatan ekonomi masyarakat, menciptakan peluang kerja, meningkatkan pendapatan, serta mendorong kemandirian ekonomi.
Selain kemampuan mengelola usaha, mahasiswa juga dilatih untuk meningkatkan keterampilan komunikasi, kerja sama tim, tanggung jawab, kreativitas, dan kemampuan membaca kebutuhan konsumen. Kompetensi tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan dunia kerja dan dunia usaha yang semakin dinamis.
Melalui penyelenggaraan UMKM STIE Port Numbay pada 10–15 Agustus 2026, Program Studi Ekonomi Pembangunan STIE Port Numbay Jayapura terus mendorong proses pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami pembangunan ekonomi secara konseptual, tetapi juga mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut melalui aktivitas ekonomi produktif.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Program Studi Ekonomi Pembangunan STIE Port Numbay Jayapura dalam membentuk mahasiswa yang kreatif, inovatif, mandiri, dan berjiwa wirausaha, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan UMKM dan pembangunan ekonomi masyarakat.