Vanimo, Papua New Guinea – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Port Numbay Jayapura kembali memperluas kontribusinya di tingkat global melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional yang dilaksanakan di Kota Vanimo, Papua New Guinea, pada 28–29 November 2024.
Kegiatan ini mengangkat tema “PkM dalam Rangka Meningkatkan Literasi Entrepreneurship”, sebagai bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya memperkuat peran akademisi dalam pemberdayaan masyarakat lintas negara.


Kolaborasi STIE Port Numbay dengan Pemerintah dan Konsulat RI
Program PkM Internasional ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa STIE Port Numbay Jayapura dengan dukungan berbagai mitra strategis, antara lain:
- Pemerintah Daerah Kota Jayapura
- Pemerintah Kota Vanimo, Papua New Guinea
- Konsulat Republik Indonesia (Konsulat RI) di Vanimo
Mitra berkontribusi dengan menyediakan fasilitas serta mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan di lokasi pengabdian.
Ketua Tim PkM, Dr. Ir. Stevanus Thanne, MM, bersama sejumlah dosen anggota tim, memimpin kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan program internasionalisasi kampus menuju institusi berdaya saing global.


Mendorong Literasi Kewirausahaan Mama-Mama Vanimo
Sasaran utama kegiatan ini adalah masyarakat Vanimo, khususnya para ibu rumah tangga atau mama-mama di Kota Vanimo. Peserta yang hadir sebanyak 30 orang, mayoritas lulusan SMA, yang mengikuti seminar dan pelatihan kewirausahaan dengan antusias.
Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya literasi entrepreneurship untuk:
- Memanfaatkan sumber daya lokal
- Mengembangkan peluang usaha mandiri
- Meningkatkan ekonomi keluarga
- Mengubah pola pikir konsumtif menjadi produktif
Demo Memasak Olahan Sagu Jadi Produk Bernilai Tambah
Salah satu kegiatan unggulan dalam program ini adalah Cooking Demo pembuatan kue berbahan dasar sagu, yang merupakan sumber daya melimpah di Vanimo.
Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui:
- Ceramah kewirausahaan
- Simulasi dan praktik langsung
- Diskusi interaktif serta sesi tanya jawab
Pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa wirausaha masyarakat serta membuka peluang usaha berbasis pangan lokal.


Respon Positif dari Konsulat RI dan Peserta
Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari pihak Konsulat RI di Vanimo. Mereka menilai literasi kewirausahaan sangat penting untuk terus dilakukan, baik bagi masyarakat Indonesia di PNG maupun masyarakat lokal Vanimo.
Para peserta juga menyampaikan rasa terima kasih atas ilmu yang diberikan dan berharap program serupa dapat kembali dilaksanakan dengan variasi pelatihan yang lebih luas.
Capaian Evaluasi Literasi Entrepreneurship
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait:
- Pengetahuan dasar kewirausahaan
- Ide dan peluang usaha
- Informasi aspek-aspek usaha
Sebanyak 14 peserta memberikan tanggapan aktif, menunjukkan keberhasilan program dalam meningkatkan literasi kewirausahaan masyarakat.


Komitmen STIE Port Numbay Menuju Pengabdian Bertaraf Internasional
Melalui kegiatan ini, STIE Port Numbay Jayapura menegaskan komitmennya dalam membangun jejaring internasional serta mendukung penguatan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi melalui program pengabdian global.
Pengabdian ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperluas rekognisi institusi, meningkatkan kolaborasi luar negeri, serta memberdayakan masyarakat internasional agar lebih mandiri dan berdaya saing.

