Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Port Numbay Jayapura melaksanakan pelatihan hari kedua di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Jayapura pada Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan sebelum mahasiswa terjun langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat sebagai Relawan Pajak.
Pelayanan kepada masyarakat secara resmi dimulai pada Senin, 19 Januari 2026. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa STIE Port Numbay dibagi ke dalam dua sift, yakni sift pagi dan sift sore, untuk membantu petugas pajak dalam melayani masyarakat, khususnya dalam proses pelaporan pajak tahunan.
Total 9 mahasiswa perwakilan dari STIE Port Numbay yang terlibat telah mulai memberikan asistensi kepada Wajib Pajak yang akan menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan. Diketahui, batas akhir pelaporan SPT Tahunan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi adalah 31 Maret 2026, sedangkan bagi Wajib Pajak Badan berakhir pada 30 April 2026.


Mahasiswa STIE Port Numbay tergabung dalam Kelompok RENJANI (Relawan Pajak untuk Negeri). RENJANI merupakan program bersifat nasional yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP), dengan harapan dapat hadir di seluruh kota maupun Kantor Pelayanan Pajak di Indonesia.
RENJANI adalah program sukarela yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat umum untuk mengedukasi serta membantu publik dalam urusan perpajakan. Program ini juga terintegrasi dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sehingga memberikan nilai tambah bagi mahasiswa secara akademik dan praktis.
Adapun tujuan utama program RENJANI antara lain meningkatkan kesadaran pajak masyarakat melalui pemahaman pentingnya pajak bagi pembangunan nasional, memberikan edukasi perpajakan agar wajib pajak dapat memenuhi kewajibannya dengan mudah, tepat, dan benar, serta membantu wajib pajak melalui asistensi langsung dalam pengisian SPT Tahunan dan konsultasi pajak di KPP.
Dalam pelaksanaannya, Relawan RENJANI melakukan berbagai kegiatan, seperti asistensi pengisian SPT Tahunan, pendampingan Business Development Services (BDS) untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan perpajakan, serta kegiatan kehumasan dan edukasi pajak melalui media daring maupun luring.

Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga bagi para relawan. Mahasiswa STIE Port Numbay Jayapura memperoleh pengalaman langsung di dunia perpajakan, mengembangkan soft skill, serta berkesempatan mendapatkan poin kredit mata kuliah melalui program MBKM.
Melalui keterlibatan aktif mahasiswa STIE Port Numbay dalam program RENJANI, diharapkan kesadaran dan kepatuhan pajak masyarakat di Kota Jayapura semakin meningkat, sekaligus mencetak generasi muda yang peduli dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.